Skip to main content

Anisa Murid Ma Nurul Islam Gunung Sari

Hallo 😇 teman-teman, berhubung ini adalah blog pacar saya jadi saya pun ikut mengisi sebagian artikel nya, seperti yang ingin saya tulis kali ini tentang saya sendiri yang bersekolah di Ma Nurul Islam Gunung Sari.

Saya telah bersekolah di Ma Nurul Islam sejak tahun 2017 dan saya sekarang sudah kelas XII. InsyaAllah di tahun 2020 nanti saya sudah lulus.
Tiga tahun sekolah disini pastinya sudah merasakan gimana susah senang nya, gimana cara beradaptasi ke sesama yang cara berfikirnya berbeda-beda 🤔, cara mengerjakan pr yang super duper sulit, hingga kerja kelompok yang harus pergi ke rumah teman dan lain-lain.

Melewati Tahun Demi Tahun Menjadi Siswa Ma Nurul Islam

anisa murid ma nurul islam gunung sari

Menjadi seorang siswa di sekolah manapun tentunya kita sebagai siswa/siswi di wajibkan untuk belajar, seperti saya juga sejak kelas x hingga kini yang terus belajar, yang di mulai dari:

Kelas X pertama. 

Pertama kali masuk sekolah disini rasanya luar biasa, ada malu-malunya, ada takutnya, ada senengnya dan juga rasa penasaran, pokoknya masih polos banget waktu itu. Yang pasti kelas X itu masih masa-masa perkenalan dan adaptasi dengan lingkungan sekolahan.

Mulai dari beberapa teman baru, guru baru dan pastinya juga kelas baru, ini adalah awal saya memulai pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan pastinya pelajaran demi pelajaran hingga pengalaman baru yang akan membuat saya lebih tahu dan tentunya lebih dewasa. Di dampingi teman yang super duper kocak dan gokil pastinya, juga para guru yang dengan sangat telaten membimbing dan memberikan pelajaran demi pelajaran kepada saya dan teman satu kelas.

2 Tahun Belajar Di Ma Nurul Islam 

1 tahun telah saya lewati, dan alhamdulillah saya telah naik ke kelas XI.
Bisa dibilang kelas XI itu nakal nakalnya, dimana saya sering tidak mengerjakan pr, masih sering main, pokoknya di kelas XI itu banyak kenangan yang mungkin nanti akan saya rindukan.

Di kelas XI ini juga saya pernah mengalami hal yang mungkin akan saya sesali jika itu benar terjadi, yaitu pada pertengahan semester saya hampir memutuskan hal yang sangat bodoh. Saya sudah hampir mau putus sekolah, hanya karena sara merasa capek, setiap pulang sekolah kerjaan rumah banyak, saya harus masak, nyuci piring, beresan dan lain-lain. Ya karna dirumah memang hanya tinggal saya dan bapak saya, karena saya telah di tinggalkan ibu saya sejak saya kelas 9 mts, di karenakan ibu saya sakit dan mungkin memang sudah jalan Allah SWT.

Setiap hari saya mengerjakan pekerjaan rumah, belum kalau ada pr, saat itu saya merasa sangat capek dan ingin putus sekolah. Tapi alhamdulillah berkat orang-orang terdekat saya akhirnya saya tetap semangat dan meneruskan sekolah. Makasih ya buat suport dan semuanya, aku sayang kalian. 😘

Kini Saya Telah Kelas XII

Waktu memang begitu cepat berlalu, tidak terasa 2 tahun telah saya lewati, dan sekarang saya telah duduk di bangku kelas XII. Rasanya baru kemaren saya mengerjakan pr kelas X tapi sekarang saya sudah mendengarkan penjelasan dari para guru di kelas XII terutama buk heniyati yang menjadi wali di kelas saya saat ini.
Dan tidak lama lagi sudah mau ujian, sudah mau lulus, dan sudah banyak sekali kenangan yang saya dapatkan disini, dan yang pasti udah mikirin buat kedepannya mau lanjut kemana.?
Mau lanjut sekolah lagi, mau kerja, atau mau cepat-cepat nikah?.

Pengalaman Menjadi Petugas Upacara

Karena sejak masih di sekolah dasar saya sudah sering menjadi salah satu petugas upacara, kebiasaan itupun masih terus saya bawa hingga saat ini. Saya paling suka saat bertugas menjadi pembaca Undang-Undang, ntah mengapa tapi memang saya sangat sering melakukanya saat jadwal kelas saya yang bertugas.

Rasanya memang agak gugup menjadi seorang petugas yang menjadi pusat perhatian dari siswa/siswi lain, namun jika sudah terbiasa rasanya itu sama saja seperti saat baris biasa. Dan yang penting bagi saya itu adalah saya bisa meningkatkan tingkat percaya diri saya dan bisa membuat diri saya berkembang. Karena saya tidak akan pernah tau bagaimana itu jika saya sendiri tidak pernah mencobanya.

Suka Duka Bersekolah Di Ma Nurul Islam Gunung Sari Menurut Apa Yang Saya Rasakan


Menjadi sesuatu yang wajar jika suasana hati setiap orang dapat berubah-ubah menyesuaikan keadaan, begitu pula dengan saya yang merasakan suka duka bersekolah di MA Nurul Islam ini.

Sukanya Bersekolah Di Ma Nurul Islam Gunung Sari 

Di setiap sekolah manapun para siswa/siswi pastinya tidak lepas dari yang namanya teman. Bersekolah disini saya mendapatkan teman-teman yang banyak, yang sangat perhatian ke sesama teman walau terkadang ada yang jail. Mereka semua tidak membeda-bedakan pertemanan. Semua di anggap sama, walaupun ada yang dari kalangan bawah ataupun dari kalangan kelas atas namun itu tak membedakan pertemanan kami.

Karna sekolah ini yayasan jadi banyak sekali pelajaran tentang agama bahkan bisa sampai setengah dari pelajaran umum. Oleh karena itu orangtua saya menyekolahkan saya disini agar saya bisa lebih paham tentang agama.
Selain itu, rumah saya pun tidak jauh dari sekolahan, jadi sangat memudahkan saya berangkat ke sekolah lebih pagi dan tidak terburu-buru, karena perjalanan menuju ke sekolah tidak terlalu memakan banyak waktu.
Di sekolah MA Nurul Islam ini banyak sekali kegiatan extra kulikulernya, seperti hadroh, bola voly sepakbola dll. Jadi sangat memungkinkan siswa/siswi disini untuk pengembangan diri.

Susahnya Bersekolah Di Ma Nurul Islam Gunung Sari 

Susah nya sekolah disini kalau habis hujan jalan nya licin sekali jadi membuat sepatu saya cepat kotor, karena jalan menuju ke sekolah masih batu dan ada pula yang masih tanah.

Yang pasti banyak sekali pengalaman sekolah di MANIS kalau saja semuanya saya tulis di artikel ini mungkin tidak akan cukup, jadi saya ambil singkatnya saja ya teman-teman. hmm sedih jadinya kalo di ceritain mah 😥

Terimakasih sudah meluangkan waktu sejauh ini untuk membaca artikel pertama saya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar